Minggu, 12 Maret 2017

Bahasa Baku Dan Nonbaku


Mailinda 
1640605038
Lokal (A)



Bahasa Baku Dan Nonbaku
A.Pengertian Bahasa Baku
Halim (1980) mengatakan bahwa bahasa baku adalah ragam bahasa yang dilembagakan dan diakui oleh sebagian masyarakat, dipakai sebagai ragam resmi dan sebagai kerangka rujukan norma bahasa dan penggunaannya

1.Pengertian Bahasa Indonesia Baku
Bahasa Indonesia baku adalah salah satu ragam bahasa Indonesia yang bentuk bahasanya telah dikodifikasi, diterima, dan difungsikan atau dipakai sebagai model oleh masyarakat Indonesia secara luas.


 2.Fungsi Bahasa Baku 
a)Bahasa Indonesia baku berfungsi pemersatu.
b)Bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai penanda kepribadian. 
c)Bahasa Indonesia baku berfungsi penambah wibawa.
d)Bahasa Indonesia baku berfungsi sebagai kerangka acuan. 


3.Ciri-ciri Bahasa Baku
a)Pelafalan sebagai bagian fonologi bahasa Indonesia baku adalah pelafalan yang relatif bebas dari atau sedikit diwarnai bahasa daerah atau dialek.

b)Bentuk kata yang berawalan me- dan ber- dan lain-lain sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap di dalam kata.

c)Konjungsi sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap di dalam kalimat.

d)Partikel kah, -lah dan pun sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap di dalam kalimat.

e)Preposisi atau kata dengan sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.

f)Bentuk kata ulang atau reduplikasi sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap sesuai dengan fungsi dan tempatnya di dalam kalimat. 

g)Kata ganti atau polaritas tutur sapa sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap dalam kalimat. 

h)Pola kelompok kata kerja aspek + agen + kata kerja sebagai bagian kalimat bahasa Indonesia baku ditulis dan diucapkan secara jelas dan tetap di dalam kalimat.

i)Konstruksi atau bentuk sintesis sebagai bagian kalimat bahasa Indonesia baku ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap di dalam kalimat.

j)Fungsi gramatikal (subyek, predikat, obyek sebagai bagian kalimat bahasa Indonesia baku ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap dalam kalimat.

k)Struktur kalimat baik tunggal maupun majemuk ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap sebagai bagian kalimat bahasa Indonesia baku di dalam kalimat.
 
l)Kosakata sebagai bagian semantik bahasa Indonesia baku ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap dalam kalimat.

m)Ejaan resmi sebagai bagian bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap baik kata, kalimat maupun tanda-tanda baca sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan.

n)Peristilahan baku sebagai bagian bahasa Indonesia baku dipakai sesuai dengan Pedoman Peristilahan Penulisan Istilah yang dikeluarkan oleh Pemerintah melalui Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa (Purba, 1996 : 63 – 64).


B.Pengertian Bahasa Tidak Baku
Istilah bahasa nonbaku ini terjemahan dari “nonstandard language”. Istilah bahasa nonstandar ini sering disinonimkan dengan istilah “ragam subbaku”, “bahasa nonstandar”, “ragam takbaku”, bahasa tidak baku”, “ragam nonstandar”.
Suharianto berpengertian bahwa bahasa nonstandar atau bahasa tidak baku adalah salah satu variasi bahasa yang tetap hidup dan berkembang sesuai dengan fungsinya, yaitu dalam pemakaian bahasa tidak resmi (1981 : 23).
Alwasilah berpengertian bahwa bahasa tidak baku adalah bentuk bahasa yang biasa memakai kata-kata atau ungkapan, struktur kalimat, ejaan dan pengucapan yang tidak biasa dipakai oleh mereka yang berpendidikan (1985 : 116).
Berdasarkan beberapa pengertian di atas, jelas bahwa bahasa nonstandar adalah ragam yang berkode bahasa yang berbeda dengan kode bahasa baku, dan dipergunakan di lingkungan tidak resmi.
Bahasa Indonesia tidak baku adalah salah satu ragam bahasa Indonesia yang tidak dikodifikasi, tidak diterima dan tidak difungsikan sebagai model masyarakat Indonesia secara luas, tetapi dipakai oleh masyarakat secara khusus.







 

Bahasa Baku Dan Tidak Baku



Bahasa Baku Dan Tidak Baku

Mailinda (1640605038)
Lokal A
 
Baku
Tidak Baku
1.        Abjad
Abjat
2.        Aktif
aktip
3.        Aktivitas
aktifitas
4.        Antre
Antri
5.        Apotek
Apotik
6.        Atlet
Atlit
7.        Asas
Azas
8.        Atmosfer
Atmosfir
9.        Bus
Bis
10.    Cabai
Cabai
11.    Cendramata
Cindera mata
12.    Detail
Detil
13.    Definisi
Difinisi
14.    Diagnosis
Diagnosa
15.    Ekstra
Extra
16.    Ekstrem
Ekstrim
17.    Februari
Pebruari
18.    fondasi
Pondasi
19.    Silakan
Silahkan
20.    Teknik
Tehnik


20 kalimat Baku :
1.        Dian membaca buku dikamarnya
2.        Ibu saya lemarinya biru
3.        Ciko kebelakang dan mengabil sapu
4.        Paketmu sudah saya terima
5.        Kalian semua dipersilahkan ke perpustakaan
6.        Mahasiswa sedang melakukan aksi demo untik menuntut presiden di istana Negara
7.        Saya menemukan tas flora didekat kelas
8.        Ayah bekerja sebagai petani didesa
9.        Saya bertemu teman dikampus
10.    Ibu merasa sedih karena ayah sakit
11.    Dea menemukan sebuah pensil di laci
12.    Pak guru mengatakan bahwa itu salah
13.    Kita akan bertemu pada kesempatan lain
14.    Saya pergi kekantor tempat ayah bekerja
15.    Ayah tidak pergi ke kantor karena sakit
16.    Bagaimana keadaan lisa sekarang ?
17.    Nenek memberikan saya obat batuk
18.    Diana dan flora bernyanyi bersama
19.    Marko sangat pintar bermain catur
20.    Rumah paman lebih besar daripada rumah nenek.






CIRI-CIRI BAHASA BAKU
1.        Pelafalan sebagai bagian fonologi Bahasa Indonesia baku adalah pelafalan yang relatif bebas dari atu sedikit diwarnai bahasa daerah atau dialek.
   Contohnya :
Ø  Surat-surat itu sudah disampaikan kepada yang berhek
Ø  Kedudukan bahasa-bahasa di Irian Jaya sangat penting
Ø  Kita semua harus taat kepada pimpinan
Ø  Panas matahari sudah dimanfaatkan
Ø  Saya membaca buku Bahasa Indonesia

2.        Bentuk kata yang berawalan me- dan ber- dan lain-lain sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap didalam kata.
   Contohnya :
Ø  Jangan  Menyakiti binatang yang lemah
Ø  Ibu membeli sayur di pasar.
Ø  Seorang guru menilai tingkah seorang siswinya
Ø  Sila dan Dea hanya berdua saja dirumah
Ø  Anggi dan Ani selalu pergi ke sekolah bersama

3.        Konjungsi sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap didalam kalimat.
Cotohnya :
Ø  Ibu membeli semangka, jeruk, dan apel
Ø  Udin ingin membeli ponsel , sedangkan Reza ingin membeli komputer
Ø  Ridho bingung mau memilih jurusan IPA atau IPS
Ø  Kardi harus melunasi hutangnya atau rumahnya akan disita
Ø  Adik Joni masih belum lancar berhitung, padahal ia sudah kelas 5 SD

4.  Partikel -kah, -lah, -pun sebagai bagian morfologi bahasa Indonesia ditulis secara jelas dan tetap didalam kalimat.
Contohnya :
Ø  Bekerja atau bermalas-malasan kah Dia
Ø  Datangkah atau tidakkah , kami tidak tahu
Ø  Bacalah dengan nyaring
Ø  Diapun mengetahui hal itu
Ø  Betapapun ia telah berjuang takdir telah putus

5.   Preposisi atau kata dengan sebagai bagian morfologi Bahsa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Contohnya :
Ø  Baju seragamnya ada di lemari
Ø  Kemana kita harus membeli
Ø  Penjaga gawang itu di ambil dari Thailand
Ø  Abu vulkanik itu berasal dari gunung berapi
Ø  Para supporter masuk ke stadion dengan tertib

6.  Bentuk kata ulang atau reduplikasi sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Contohnya :
Ø  Ayu dan Desi sedang main rumah-rumahan
Ø  Ibun membeli berbagai macam buah-buahan
Ø  Anak-anak itu sedang bermain di taman
Ø  Tumbuh-tumbuhan itu sudah sangat lebat
Ø  Sari sedang merapikan buku-buku yang berhamburan

7.  Kata ganti atau bentuk polaritas tutur sapa sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Contohnya :
Ø  Lia mengambil laptop ku saat aku tidak ada dirumah
Ø  Ibu memintaku untuk membelin obat di apotek
Ø  Kamu boleh tinggal disini sementara ibumu bekerja
Ø  Seseorang yang duduk disana adalah kakekku
Ø  Bingkisan yang dititipkan sudah datang

8.  Pola kelompok kata kerja aspek + agen + kata kerja sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Ø  Budi memukul anjing dengan sangat keras
Ø  Ani menyapu lantai kotor dengan berat hati
Ø  Dora menanam bunga ditaman
Ø  Adik selalu berkaca sebelum sekolah
Ø  Pembeli itu membeli dengan harga yang murah

9.  Konstruksi atau bentuk sintesis sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Ø  Aaron Ramseymelepaskan umpan manis kepada Theo Wallcot yang dengan mudah mennceploskan bola ke dalam gawang Chelsea di ajang FA Cup tadi malam
Ø  Muka ibu itu mendadak kecut setelah mendengar kabar annya hamildiluar nikah
Ø  Fitriani telah dikecewakan oleh sang pacar, oleh karena itu sekarang dia bersikap dingin kepada setiap lelaki yang mencoba untuk mendekatinya
Ø  Omonganmu itu sungguh nggak nggenakin
Ø  Saat ini banyak remaja putri yang mengalami pelecehan seksual setelah mereka terbuai rayuan manis dari orang asing yang baru dikenalnya

10. Fungsi gramatika subjek,predikat,obyek sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Ø  Polisi menyita beberapa peti minuman keras dari dalam toko itu
Ø  Seluruh orang dikampung ini tau kalau dia seorang peminum
Ø  Setelah terpilih menjadi bupati di kota lain, kini ia tinggal dirumah dinas
Ø  Setiap jam istirahat, warteg menjadi pilihan tempat makan siang
Ø  Wanita yang berpapasan tadi pagi ternyata ibu guru kami

11.  Struktur kalimat baik tunggal maupun majemuk ditulis atau diucapkan secara jelas dan tetap sebagai bagian morfologi Bahasa Indonesia baku dituliskan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Ø  Ayah sedang membaca buku dan ibu sedang menonton filem
Ø  Setelah selesai menyapu rumah, kemudian ia membuang sampah
Ø  Para petani pulang dari sawah sebelum matahari tenggelam
Ø  Aku sudah makan ketika ibuku datang
Ø  Jika aku menang dalam lomba menulis ayah akan membelikanku hadiah

12.  Kosakata sebagai bagian semantik bahasa Indonesia baku di tulis atau diucapkan secara jelas dan tetap dalam kalimat.
Ø  Disana ada sebuah gubuk
Ø  Dia adalah seorang penyayi yang berbakat
Ø  Aku membagi coklat kepada adik ku secara adil
Ø  Air dipegunungan itu sangat sejuk
Ø  Saya akan berangkat jam 5 nanti

13.  Ejaan resmi sebagai bagian bahasa Indonesia baku ditulis secara jelas dan tetap baik kata, kalimatmaupun tanda-tanda baca sesuai dengan ejaan Bahasa Indonrsia yang disempurnakan.
Ø  Ibu yang berambut panjang itu bernama Ani
Ø  Bapak saya belkerja di instansi pemerintah
Ø  Pekerjaan paman saya sama seperti bapak saya
Ø  Saya mempunyai dua adik
Ø  Tuhan akan menunjukkan jalan kepada umatnya

14. Peristilahan baku sebagai bagian bahasa Indonesia baku dipakai sesuai dengan pedoman peristilahan penulisan istilah yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui pusat pembinaan dan pengembangan bahasa (purba, 1996 : 63-64).
Ø  Agar anak dapat tumbuh dengan baik harus diberi makanan yang mengandung empatsehat lima sempurna
Ø  Kita berharap para dokter Indonesia dapat melakukan transplantasi jantung terhadap penderita yang memerlukannya
Ø  Dengan menggunakan grafik data-data lebih mudah di cerna
Ø  Untuk menghadapi masa peceklik, irakyat desa diminta menyetor sebagian hasil panen ke lumbung desa
Ø  Petani yang hanya menggantungkan hidupnya pada sawah  tada hujan memang nasibnya tidak menentu